Kucing kedua. Betina. Corak bulu tiga. Namanya Oming. Dipelihara sejak dia masih kecil (tapi ga nemu fotonya) sampe akhirnya gede dan punya anak. Diimpor dari Pangandaran.
Pas keluarga yang lain lagi pada mudik ke Pangandaran, pas pulang ke Bandung bawa si kucing ini. Si Oming ini asalnya kucing yang tinggal di daerah pasar, nyari makanan dari sampah-sampah pasar. Pas mau diambil buat dipelihara ditanyain dulu sama pedagang pasar Pangandaran di sekitar situ. Emang itu kucing kerjaanya gangguin minta makan ke pedagang di sekitar situ.
Pas dibawa pulang ke Bandung, badannya keciiil banget. Waktu itu di rumah juga lagi ada si kucing pertama (si abu) yang udah gede. Awalnya pas mereka ketemu, saling heran-heranan dan si Oming jaim. Diem. Jutek. Nggak mau gerak. Kayanya takut, soalnya kehidupan di pasar kan keras. Sebagai kucing betina si Oming itu cantik. Keliatan dari mukanya.
Karena kebisa hidup di pasar, tingkat survive si Oming tinggi. Kalo nggak dikasih makan, dia bisa nyari keluar rumah serangga ato hewan-hewan kecil lainnya untuk dimakan (yang sedihnya suka dibawa masuk ke rumah, hiks serem.).
Diira Oming bakalan kawin sama si kucing abu, eh ternyata bukan. Si Oming malah kawin sama Pontut (kucing item yang bekaos kaki putih di sekitar rumah). Pontut itu kucing jegger-nya daerah itu. Punya tetangga belakang rumah. Istrinya banyak meyebar di berbagai penjuru. Kucing preman, tapi jinak.
Si Oming ngelahirin tiga ekor kucing (proses kelahirannya disaksikan oleh Mama). Iteung-Oneng-Util. Karena kelahiran pertama di rumah, sekeluarga pada manjain ketiga anaknya Oming. Jadi, Oming nggak pernah ngusir anaknya (nggak kaya insting hewan kebanyakan).
Tapi ternyata abis itu, beberapa lama setelahnya. Oming hamil lagi. Ngelahirin tiga naak juga. Dan anak-anaknya pada cacat. Buta sebelah, dll. Kasian. Nggak tega. Tapi juga takut, kalo melihara kucing cacat. Akhirnya pada suatu malam, mereka semua beserta Oming (soalnya tiba-tiba dia botak dan bulunya rontok), dibuang berserta kardusnya ke tempat gelap diujung Arcamanik sana.